Bangkok , Thailand Fsb Kikes Ksbsi menghadiri FGD regional asia terkait issue 4:0 era digital atau robotisasi

0

Workshop industri 4.0 regional Asiakegiatan yg prakarsai oleh Industriall bertempat di Bangkok, Thailand selama 3 hari dari 15 hingga 17 Oktober 2019. Dalam FGD (forum grup discusion) ini di ikuti oleh delegasi beberapa negara di Asia, di antaranya Indonesia Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand dan Filipina.

Binson Purba Diundang mewakili delegasi dari indonesia yg saat ini mejabat sebagai ketua umum FSB KIKES KSBSI.

Dalam kegiatan tersebut tiap tiap delegasi memberikan tanggapan terkait dampak positif dan negatif mengenai industri 4:0 yg saat ini sudah berjalan di beberapa negara.

Dari FGD tersebut yg menjadi sorotan utama adalah bagaimana menghadapi industri 4.0, termasuk juga hal-hal yang dikhawatirkan yang akan terjadi saat industri 4.0 di adopsi sepenuhnya oleh industri di negara masing masing.

yg mana saat ini kita lihat bahwa dampak negatif terbesar bagi pekerja /buruh adalah kehilangan pekerjaan karena akan digantikan oleh robotisasi.
Di sela sela kegiatan Binson purba memberikan komentar bahwa dengan adanya industri 4:0 (era digital) kita tdk bisa menghindar.

Tapi langkah yg kita harus lakukan adalah melakukan sebagian diantaranya up skilling, reskilling, kepada tiap tiap pekerja dan yg paling utama adalah hadirnya pemerintah dlm memberikan kebijakan yg pro pada buruhnya.

Dan dari setiap steakholder bisa duduk bersama dalam upaya penyelamatan tenaga kerja Indonesia, “Ungkapnya”.

Binson Purba juga menegaskan agar serikat buruh bisa membuat perjanjian bersama di tiap tiap sektor tanpa harus keluar dari KONFEDERASI nya untuk memperkuat gerakan buruh. Karena tdk menutup kemungkinan Sb /Sp bisa menjadi tersingkir kan dengan adanya industri 4:0, Inti nya ini menjadi PR besar bagi kita semua Pemerintah pengusaha maupun Serikat buruh.(*)

READ  Badko HMI Jabodetabeka-banten gelar diskusi permasalahan pengibaran bendera bintang kejora ( OPM ) depan istana republik Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.