Erick Thohir di dorong Mahasiswa dan Pemuda Copot Dirut Jasamarga

0

Jakarta | Menyoroti tiga kali kemangkiran Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani yang tidak memenuhi panggilan KPK terkait dugaan kasus belasan proyek infrastruktur yang diduga merugikan kas negara hingga Rp 186 miliar, Kesatuan Aksi Mahasiswa & Pemuda Untuk Sejahtera (KAMPUS) akan menyikapinya dengan melaksanakan aksi unjuk rasa.

Rizqi, Koordinator Aksi KAMPUS mengatakan, “Korupsi itu merupakan tindak pidana kejahatan luar biasa (extraordinary crime), yang harus diberantas dengan cara-cara yang luar biasa pula (extraordinary measure). Pemanggilan ini kan merupakan panggilan ketiga untuk Desi setelah 2 kali mangkir pada 28 Oktober 2019 dan 11 November 2019, KPK juga sampai menggeledah rumah Desi, bahkan KPK sampai mengirimkan surat ke Menteri BUMN Erick Thohir terkait atas ketidakhadiran Desi Arryani dalam panggilan KPK tersebut. Merespons surat KPK, Erick Thohir melalui staf khususnya, Arya Sinulingga, meminta Desi memenuhi panggilan KPK. Namun hingga kini Desi belum memenuhi panggilan KPK”. Terangnya.

Lanjut Rizqi, “Atas dasar rangkaian tersebut kami menduga kuat Direktur Utama PT Jasa Marga terlibat persekongkolan jahat dalam kasus yang merugikan kas negara hingga ratusan miliar ini, kami akan mengepung Gedung KPK dan Kementerian BUMN serta mendesak Erick Tohir untuk memecat Desi dari PT Jasa Marga dan mendesak KPK untuk segera tetapkan Desi sebagai tersangka”. Tegasnya.

READ  FKPPI JAKARTA SELATAN DISKUSI MELAWAN HOAX DI JAKARTA BERSAMA SEKUM MUI

Leave A Reply

Your email address will not be published.